Pengelolaan cuti karyawan yang dapat meningkatkan Employee's Engagement

Sebagai seorang HR professional, mengelola cuti karyawan dengan baik sangatlah penting. Di tengah dinamika perusahaan yang penuh dengan berbagai hal yang harus diurus, bagaimana kita bisa terus mengawasi cuti karyawan dengan lancar?

Memberi informasi mengenai pengajuan cuti dari jauh hari
Agar HRD dapat mengelola ekspektasi kapasitas dan produktivitas di musim liburan, sangat penting bagi karyawan untuk memahami bahwa mereka yang akan mengambil cuti harus memberi tahu Anda dan penggunanya lebih awal.

Pastikan pekerjaan terkelola dengan baik sebelum cuti
Ingatkan karyawan perusahaan tempat Anda bekerja untuk menyelesaikan semua pekerjaan mereka atau berkoordinasi dengan cadangan mereka. Dengan begitu, mereka akan lebih tenang saat berada di luar kota dan tidak perlu memikirkan pekerjaan.

Minta izin untuk menghubungi mereka selama keadaan darurat
Sangat wajar bagi seorang karyawan yang sedang berlibur ke luar kota untuk mematikan ponselnya agar liburannya tidak terganggu. Namun, ada kalanya masalah pekerjaan terjadi pada waktu yang tidak diinginkan. Ketika terjadi insiden yang hanya bisa diselesaikan oleh karyawan, kita tidak punya pilihan selain menelepon di tengah cuti. Ingatlah, tujuan menghubungi mereka bukan untuk mengganggu liburan mereka, tetapi untuk menanyakan apa yang harus dilakukan ketika masalah pekerjaan terjadi.

Otomatisasi proses cuti dengan teknologi
Untuk mencegah human error atau menguras terlalu banyak resource untuk cuti, Anda bisa mengandalkan teknologi SDM yang saat ini berkembang pesat. Tidak dapat berinvestasi secara langsung untuk membeli dan mengoperasikan sistem otomasi cuti internal? Tak perlu khawatir, kuncinya adalah bermitra dengan penyedia layanan MPHRO yang hadir dengan teknologi canggih.

Jika Anda sudah memiliki sistem cuti yang matang, jangan lupa untuk mensosialisasikannya kepada karyawan Anda jauh sebelum musim liburan. Namun hak cuti ini harus diambil oleh karyawan agar perusahaan dapat memiliki pekerja yang berkualitas. Dengan demikian, SDM dapat menikmati operasional kantor yang lebih efektif dan efisien.

Peraturan cuti pegawai di negeri ini juga sudah diatur dalam UU Ketenagakerjaan oleh pemerintah Indonesia. Jadi, SDM juga harus memahami segala jenis cuti yang ada beserta peraturannya, agar aspek kepatuhan tetap terjaga dan karyawan mendapatkan haknya sesuai peraturan yang berlaku.

Masih memiliki pertanyaan tentang proses cuti untuk organisasi Anda? Konsultasikan segera dengan perusahaan outsourcing KPSG!

Baca Juga: 

  1. Haruskah Karyawan Mengambil Cuti Saat WFH?
  2. Perhatikan Hak Karyawan yang Mengundurkan Diri