Mematahkan Mitos: Orang HR Tidak Harus Memiliki

Sebagai seorang karyawan, memiliki teman di kantor dapat membantu kita dalam banyak hal, seperti membina kerja tim yang baik dalam proyek, menjadi teman makan siang, atau Anda dapat mendiskusikan beberapa masalah pribadi menurut perusahaan. Namun, sebagian besar SDM memiliki pengecualian dalam hal ini. Secara tradisional, ada dinding tak terlihat antara mereka dan karyawan.

Sebagai seorang HR, memang menjadi tanggung jawab Anda untuk memantau penilaian kinerja karyawan, dan mengelola semua hal terkait barang pribadi mereka di tempat kerja, secara objektif. Namun, bukan berarti Anda harus membuat jarak dengan mereka. SDM yang ramah dapat membantu Anda menyerap apa yang benar-benar diinginkan karyawan dari organisasi, untuk membantu mereka menjadi lebih produktif. Pada saat yang sama, Anda dapat menjadi moderator yang baik antara perusahaan dan karyawan melalui komunikasi persuasif dengan karyawan.

Mau tidak mau, menjadi HR yang ramah bisa menjadi dilema. Bagaimana HR memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan profesional dengan rekan kerja mereka? Memiliki pola pikir yang benar dapat membantu mereka untuk berpisah ketika mereka dapat berkomunikasi secara pribadi dan ketika mereka dapat berkomunikasi secara profesional. Berikut beberapa tips untuk Anda sebagai HR, dalam memiliki teman di tempat kerja Anda:

3 Tips HR untuk Bisa Menjaga Hubungan Tetap Professional 

1. Buatlah batas antara Anda dan karyawan Anda dalam persahabatan.
Menjalin hubungan pribadi dengan karyawan boleh saja, tapi buat mereka sadar bahwa Anda juga seorang profesional yang bisa mengambil keputusan apapun sesuai situasi, meski keputusan itu bisa jadi tidak populer. Padahal menjadi HR yang ramah memang bagus, karena dapat meningkatkan kepercayaan pada karyawan.

2. Berteman dengan rekan kerja dapat memperlancar dinamika komunikasi Anda.
Ini dapat memberi Anda manfaat membangun kemitraan untuk karir Anda berikutnya. Di era ini, networking yang bisa datang dari teman-teman Anda, penting untuk masa depan Anda. Kita tidak pernah tahu siapa di antara teman-teman Anda yang bisa menjadi sumber bagi profesi Anda di masa depan.

3. Membangun lingkungan organisasi yang tepat untuk menghindari bias.
Anda dapat menyiapkan daftar periksa untuk mengukur setiap komponen KPI (indeks kinerja utama) atau tes lain untuk mengukur kinerja karyawan.

Mempertimbangkan aspek menguntungkan Anda sebagai HR untuk menjaga persahabatan dengan karyawan, sudah waktunya untuk meninggalkan mitos lama dan memulai persahabatan yang memberdayakan yang diisi dengan kolaborasi yang bermanfaat.

Baca Juga:

1. Langkah Program Wellness yang Efektif serta Berkelanjutan

2. HR Wajib Tahu! Cara Mengatasi Masalah Komunikasi agar Terhindari dari Miskomunikasi