Sudahkah Kamu Memberikan Perlakuan yang Sama terhadap Hybrid Talents?

Untuk banyak alasan, saat ini sangat umum bagi organisasi untuk memiliki kombinasi talenta jarak jauh dan lokal di dalamnya. Ada risiko menciptakan talenta yang terbagi dengan mereka yang datang ke kantor dipandang sebagai karyawan yang "lebih baik", sedangkan mereka yang bekerja jarak jauh dipandang sebagai "seseorang yang manja".

Ini adalah resep sempurna untuk konflik di masa depan jika Anda tidak memperhatikan, membaca banyak sumber dan melakukan pekerjaan nyata dalam menciptakan tenaga kerja hibrida yang sehat. Jadi, bagaimana Anda bisa menjaga suasana kerja dengan baik dalam situasi hybrid ini?

Berikan fasilitas dan peralatan yang sama baik untuk pekerja di lokasi maupun pekerja jarak jauh. Misalnya, ketika pekerja di tempat dapat menikmati stasiun kerja standar di tempat Anda, Anda juga dapat menawarkan anggaran untuk pekerja jarak jauh untuk memperbarui stasiun kerja mereka di rumah.

Bangun hubungan antara kedua belah pihak dengan memulai sesi kumpul-kumpul online, di mana mereka dapat berbagi pengetahuan dan mendapatkan/memberi umpan balik dalam situasi yang sehat. Juga, pasangkan keduanya dalam program mentoring/coaching untuk memastikan pemahaman yang lebih dalam dan hubungan yang lebih kuat. Ketika Anda membuat program pelatihan, pastikan tidak hanya diadakan di tempat, tetapi juga dapat diakses secara online.

Inklusivitas dalam teknologi; pastikan semua orang menikmati akses dan fasilitas yang sama yang disediakan oleh departemen TI Anda karena hal itu berdampak langsung pada produktivitas mereka. Jangan lupa, untuk menjaga semua orang dalam lingkaran yang sama, kelola alur kerja Anda dengan baik. Penyesuaian ini hanya bisa dilakukan dengan adaptasi teknologi.